|
Tapak Suci
Putera Muhammadiyah
Penasehat:
Prof Dr H Syafiq A Mughni MA
H Masfuk SH PUa
Dr H Muhadjir Effendy MAP PMdy
Drs Yusnan Arigayo MSi
Prof Dr Zainuddin Maliki MSi
Ketua Umum : Drs H Achmad Rubaie SH
MH PUa Sekretaris Umum: Ir Sudarusman
PKa
Ketua I : Dr Ir Sasmito
Djati MS PMdy Sekretaris I:
Drs Mahfud PMdy
Ketua II : Drs H Soedarmaji
PKa Sekretaris II:
Yusuf Di Ahmad Sabri ST Kua
Ketua III : M Kusnun BA
PMa Bendahara
Umum: Hari Purnomo SKM PMdy
Bendahara: Drs Yanuar Joko Siswanto PMa
Bidang Pelatihan dan Keanggotaan
Bidang Penelitian dan Pengembangan:
Rusbandi PKa Drs
H Moh Imron PMa
Ir Imam Buchori PMa
Bidang Pembinaan dan Keilmuan
Yuniarto SPd PMa
Drs H Robby Harmono PKa
Bidang Pemberdayaan Sumber Daya:
Drs Saiful Halim PKa
Asmaur Rahman MSi KKa
Sofyan Afandy PMa
Bidang Pemberdayaan Sumber Daya:
Bidang Pembinaan Fisik dan Mental
Dr Wahid Suyono PKa (Kh)
Drh Heru Isnawan PMdy
Cholid AU Nabhan PMa
Drs Miskanudin PMa
Umar Tsabit Zaitun PMa
Bidang Pemberdayaan Usaha:
Bidang Pembinaan Prestasi
H
Sukamto PMdy
Nanang Rahman PKa
Ir Moh Wasis Wibowo PMa
Drs Hartono MAg PKa
Samsudin Sag PMa
Bidang Penerbitan dan Komunikasi
Drs Nurdin MHum PMa
Bidang Pembinaan Prestasi
Pitono
Adi SE PMa
Bintal Yudhana BSc PMdy
M Zakarija SPd PMa
Bidang Pembinaan Kepelatihan
Bidang
Pendayagunaan Disiplin dan Hukum
Wasim Damanhuri PKa
Yunarno Subandi SH PKa
M Saiful PMdy
Ir Chairul Muriman SE MP PMdy
Samsul Arifin KUa
Suwarto
Abbas MHum PMdy
Bidang Pembinaan Kepelatihan
Ahmad Khusairi PMdy
Anggota Pleno
Drs Kusmadiono PMdy
HA Rahim MS PUa
M Ali Imron SPd PMa
M Hatta BA SThI PUa
Bidang Pembinaan Wasit Juri
HA Fanan Hasanuddin BA PUa
Khairul Anang PMa
H Muchlis PMdy
Arief Sjafudin SPd PMa
Mas’ud PMa
Drs Wigatingsih KUa CB
Edy Jatmiko
Bidang Pembinaan KOSEGU
M Hasyim Arief SPd PMa
Ketua Dewan Pendekar
Drs Sukoco PMa Nizam
Firdausy PBr
Cung Sunyoto PMdy Sekretaris
Dewan Pendekar
Drs
H Sukarno MSi PUa
Bidang Pembinaan Organisasi dan Kader
Anggota Dewan Pendekar
M Sofa Aqli SPd Pka
HM Tosan PBr
Bidang Pembinaan Organisasi dan Kader
H Ismail Navianto PBr
H Herman Rivaie PKa (Kh) Abdullah
BA PUa
Ucuk Agiyanto SH PMa KHA
Kasowi Thorif PUa
Yuswan Bakhtiar SIP KKa H
Slamet Hariyadi PUa
Bidang Pembinaan ISMU:
Supriyanto
Imas PUa
Drs M Taufiq MAg PMdy
Drs Avid Sumanto PKa
Drs Syamsun Ali Warsito
PKa
M
Neri PMa
Suparman PMdy
Sejarah
Perguruan
Pencak Silat TAPAK SUCI Putera
Muhammadiyah, berdiri pada 31 Juli 1963.
Perguruan ini sebenarnya merupakan
perkembangan dari embrio Perguruan Pencak
Silat Ci-Kauman, yang didirikan pada tahun
1925 oleh Kyai Haji Busyro Syuhada pada
tahun 1925. Sementara Perguruan Ci-Kauman
ini sendiri meruapakan pengembangan
Perguruan Pencak Silat Banjaran yang lahir
dan berkembang di Kota Banjar Negara.
Pada perkembangan selanjutnya, Perguruan
Ci-Kauman ini, atau Kyai Haji Busyro ini
melahirkan dua murid terbaiknya; Moehammad
Wachid dan Ahmad Dimyati. Keduanya
meruapakan pencetus berdirinya Perguruan
Pencak Silat Ci-Kauman tersebut.
Setelah merasa cukup bekal keilmuannya,
keduanya lalu turun gunung untuk berkelana
ke barat dan timur negeri. Tujuannya jelas
untukmenimba lebih banyak pengalaman dan
penyebaran ajaran keilmuannya
Moehammad
Wachid sebagai saudara tua, ia mengembara
ke arah timur, daerah Madura dan Pulau
Bawean menjadi pijakan kaki sang pendekar.
Di pulau ini, Wachid selain menyebarkan
ilmu beladiri, ia juga mengembangkan atau
menyebarkan agama Islam.
Sementara itu, Ahmad Dimyati sendiri
berkelana ke arah barat. Yang menjadi
tujuannya adalah daerah Cikalong dan
Cimande. Dimyati, disini tak hanya
mengembara untuk mengembangkan ilmu, namun
ia juga berupaya untuk berguru didaerah
tersebut. Yang memang sebelumnya sudah
terkenal bahwa Cikalong dan Cimande adalah
dua daerah yang memiliki keanekaragaman
tentang Pencak Silat. Pengembangan Dimyati
ini, dilakukannya sekitar tahun 1960-an,
setelah ia menyerap begitu banyak
jurus-jurus ilmu pencak silat dari dua
daerah tersebut.
Ia
bersama saudara seperguruannya yang
mengembara, kembali lagi ke tanah
kelahirannya Yogyakarta, keduanya kemudian
mengembangkan apa yang mereka raih di
perantauan untuk diberikan kepada
putera-puteri terbaik di Kauman. Saat
itulah, kedua murid terbaiknya, Moehammad
Djuraimi dan Moehammad Bari Irsyad. Kedua
Pesilat muda ini mereka gembleng.
KAUMAN PECAH
Namun sayang, dengan lahirnya dua murid
terbaik tersebut, membuat Perguruan Pencak
Silat Ci-Kauman terpecah menjadi dua
Perguruan. Dua Perguruan tersebut adalah :
Perguruan Siranoman dan
Perguruan Kasegu.
Perguruan Siranoman sendiri didirikan oleh
Moehammad Djuraemi, yang kemudian
mempunyai murid M. Syamsudin, H. Djarnawi
Hadi Kusumo dan Moh. Zahid.
Sedangkan Perguruan Kasegu sendiri
didirkan oleh Moh. Bari Irsyad, yang
akhirnya melahirkan murid yaitu Irfan
Hajam, Mustam Rustam Jundap, Moh. Jakfal
Kusuma dan Moh. Sobri Ahmad.
LAHIRNYA TAPAK SUCI
Dengan lahirnya para murid pendekar tadi,
akhirnya menyadari untuk mencapai yang
terbaik dalam pengembangan ilmu pencak
silat, memang tak boleh pecah belah.
Akhirnya para murid kedua perguruan tadi,
sepakat untuk bersatu kembali. Maka, pada
tanggal 31 Juli 1963, lahirlah Perguruan
Seni dan Beladiri Indonesia Pencak Silat
Tapak Suci di Kauman Yogyakarta.
Tujuan serta orientasi dari Perguruan
Tapak Suci adalah dakwah Islamiyah pada
Tanwir Muhammadiyah tanggal 28 Juli s.d. 1
Agustus 1967 ditetapkan menjadi ORTOM (Oerganisasi
Otonom) Muhammadiyah dengan nama PERGURUAN
SENI DAN BELADIRI INDONESIA PENCAK SILAT
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH.
Tapak Suci selain merupakan 10 Perguruan
perintis IPSI (Ikatan Pencak Silat
Indonesia) sebagai Ketua Umumnya adalah
Pendekar Kepala Eddie Marzuki Nalapraya
juga sebagai Presiden Persilat Dunia,
seorang Purnawirawan Jendral; bahkan saat
ini telah memiliki 9 perwakilan resmi di
Luar Negeri.
Diantaranya di Asia adalah Singapura,
Brunei Darussalam, Thailand, dan Malaysia,
sedang di Eropa adalah Belanda, Spanyol,
Perancis, Belgia dan Jerman. Sedang di
perwakilan yang belum resmi adalah di
California (USA), Philipina, Austria,
Tokyo, Sydney, Norwegia, Maroko serta
Yunani.
Walaupun perkembangan Perguruan Tapak Suci
yang sudah mendunia, tetap sebagai syarat
mutlak untuk bias berlatih ataumenjadi
anggota Tapak Suci adalah beragama Islam
dan harus mematuhi peraturan yang dibuat
di Pusat atau Pimpinan Pusat Yogyakarta,
yang sekarang ini sebagai ketua umumnua
adalah Bapak Muchlas Abror.
|